Malam Keakraban Politeknik Triguna Tasikmalaya

Senin, 19 Februari 2018 12:16:23 - oleh : admin
Rating: 1.6/10 (43 votes cast)

 

Sabtu 17 Pebruari 2018, telah resmi dibuka makrab (malam keakraban) Politeknik Triguna Tasikmalaya. Ini merupakan kegiatan perdana yang dipelopori oleh tim kemahasiswaan, BEM, MPM serta demisioner. Makrab ini dibuka secara resmi oleh Direktur Politeknik Triguna Tasikmalaya tepat pukul 13:30 WIB di alam terbuka, bertempat di Bumi Perkemahan Hutan Pinus Darmacaang, Cikoneng (Ciamis) berlangsung tanggal 17-18 Pebruari 2018.

“Makrab ini merupakan  kegiatan perdana yang alhamdulillah mendapatkan respon positif serta antusias yang sangat luar biasa dari civitas akademika Politeknik Triguna Tasikmalaya, ini merupakan kegiatan positif yang berisi tentang pembangunan karakter mahasiswa, saya mendukung secara penuh atas terselenggaranya kegiatan makrab ini,” ucap Direktur Politeknik Triguna Tasikmalaya, Ir. H. Ubaidillah dalam sambutannya pada upacara pembukaan.

"Makrab ini diselenggarakan di alam terbuka, dengan maksud agar seluruh peserta dapat menikmati bahwasannya kesenangan dapat dibangun tidak hanya di tempat yang mewah, misalnya pusat perbelanjaan serta tempat hiburan lainnya. Tapi, kesenangan yang hakiki dapat dinikmati di alam terbuka," kata Gungun Gunawan Bidang Kerjasama


 

Berdasarkan laporan Ketua Pelaksana (Dede Dadih), kegiatan ini diikuti oleh 82 orang mahasiswa berikut anggota BEM, MPM, serta demisioner MPM dan BEM yang tergabung dalam kepanitiaan.

Seluruh mahasiswa dan dosen disuguhkan dengan pemandangan alam yang luar biasa, pohon pinus yang tinggi menjulang, air sungai yang mengalir jernih menjadi pertanda ke Esa-an Alloh SWT. selain itu, mahasiswa dilatih untuk lebih peduli terhadap alam dengan tetap menjaga kelestarian serta menjaga alam dari orang-orang yang kurang peduli terhadap alam. Saat tiba di lokasi, seluruh peserta langsung membangun tenda secara bersama-sama. Dalam hal ini, tentunya dibutuhkan kerjasama antar peserta. Setelah itu, seksi acara mengumpulkan semua peserta untuk pembagian kelompok. Nama-nama kelompok diambil dari nama hewan dalam bahasa Sunda, yang cukup mengundang gelak tawa, diantaranya kelompok Turaes, Rametuk, Buruy, Bancet dan Keuyeup.

“demi kelancaran keberlangsungan acara, seksi acara juga mengagendakan untuk mengadakan  kegiatan keagamaan, yakni sholat berjamaah dan pengajian bersama,”tambah Riza Faizal Bidang Kemahasiswaan.

Setiap kegiatan dari setiap waktunya, tak lepas dari kebersamaan. Saat makan malam pun digelar bersama-sama “ngariung” dalam bahasa Sunda, dengan disuguhi pemandangan sekitar yang begitu menakjubkan. Gemerlap bintang di langit dan gemerlap indah lampu kota yang tampak dari lokasi perkemahan yang berada di dataran tinggi, menambah romantis suasana kebersamaan seluruh mahasiswa.

Setelah makan bersama, suguhan pentas seni dari setiap kelompok membuat kegiatan lebih meriah. Saat menuju tengah malam, dinyalakan api unggun melalui upacara penyulutan api dengan penuh kekhidmatan, seksi acara (Rena, Shinta dan Sindi) berhasil membuat konsep acara sedemikian rupa, hingga upacara penyulutan api unggun ini menjadi salah satu moment yang sangat berkesan bagi seluruh peserta. Seraya menghangatkan badan, acara masih berlanjut dengan kegiatan saresehan, diisi dengan sharing antar mahasiswa dan dosen agar terjalin kedekatan.

Keesokan harinya, dilanjutkan dengan kegiatan oleahraga  dan game yang dipandu seksi MOG (Master Of Game), kemudian dilanjutkan dengan kegiatan lintas alam. Dalam lintas alam, terdapat 4 pos yang harus dilewati peserta. Tentunya, tidak mudah untuk melewati semua pos. Selain harus menghadapi tantangan berupa jalanan yang cukup menguji adrenalin, setiap kelompok juga harus menaklukan tantangan panitia dari setiap pos nya. Untuk pos I, setiap kelompok harus mengisi soal mengenai pengetahuan alam dan umum. Pos II, dilatih kecepatan motorik setiap kelompok. Pos III, dilatih kekompakan setiap kelompok serta diberi tantangan berupa Problem Solving. Pos IV berisi evaluasi dari setiap kelompok dan game yang seru dari seksi MOG.

Setelah kembali ke lokasi, peserta datang dengan mimik bahagia dengan wajah dipenuhi tepung yang membuat gelak tawa antar peserta. Di akhir acara, diumumkan kejuaraan dalam kegiatan Makrab yang dibagi menjadi 3 kategori, yaitu Juara Pentas Seni diraih oleh kelompok Bancet yang diketuai oleh Adi, Juara Lintas Alam diraih oleh kelompok Turaes diketuai oleh Egi dan Kelompok Terbaik diraih oleh kelompok Buruy diketuai oleh Cece. Selain itu, diumumkan juga juara Porseni yang telah dilaksanakan beberapa hari sebelumnya, juara Futsal diraih oleh Tengek FC dan Legend Crew sebagai Runner Up, Badminton pa diraih oleh Mistar, badminton pi diraih oleh Evi, Tennis Meja pa diraih oleh Pak Indra (dosen PAK) dan tenis meja pi diraih oleh Ibu Sri Sudiarti (dosen PAT) dan evi sebagai runner-up, serta Triguna Got Talent diraih oleh Nur Endah dan Sindi Syafitri sebagai runner-up.

Kemeriahan tidak usai sampai saat itu, kegiatan masih berlangsung dengan perang air yang melibatkan seluruh peserta dan dosen. Semua kebahagiaan terpancar dari setiap peserta. Kemudian, dilanjutkan  dengan upacara penutupan yang ditutup secara resmi oleh Pudir III Bidang Kemahasiswaan.

“ini merupakan kegiatan luar biasa, acaranya pun luar biasa. Selain melatih kemandirian, kekompakan, juga pembangunan karakter yang sangat pas untuk mahasiswa. Kayaknya, bakalan susah move-on dari Makrab ini.” prakata Resa Resinta salahsatu peserta menyampaikan kesannya di akhir kegiatan Makrab Politeknik Triguna Tasikmalaya 2018.

 

(Sindi Syafitri – Komputerisasi Akuntansi Politeknik Triguna Tasikmalaya)

 

 

kirim ke teman | versi cetak

Berita "Berita Terkini" Lainnya