Politeknik Triguna Tasikmalaya Online
Rubrik : Berita Terkini
Seminar Dan Pengabdian Masyarakat warnai Kegiatan awal Dies Natalis ke-10 Politeknik Triguna Tasikma
2018-08-16 09:20:50 - by : admin


Sebanyak 60 Pelaku UKM se-Priangan
Timur hadir di Kampus Politeknik Triguna Tasikmalaya untuk mengikuti kegiatan
pengabdian masyarakat berupa pendampingan UKM untuk peningkatan kinerja Bisnis
UKM, Rabu (15/8/2018).  Kegiatan ini
merupakan awal dari rangkaian kegiatan Dies natalis ke-10 Politeknik Triguna
Tasikmalaya. Dimana sehari sebelumnya telah dilaksanakan seminar dengan tema
upaya meningkatkan daya saing UKM.


Direktur Politeknik
Triguna Tasikmalaya, Ir. Ubaidillah selaku key
note speaker
 menyatakan kinerja
bisnis (bisnis yang sukses) bisa dilihat dari 4 perspektif. Perspektif pertama Keuangan  diantaranya diukur dengan ROI, Profit Margin
(omset). Makin Tinggi Omsest berarti kinerja bisnis makin baik. Perspektif  kedua Pelanggan, diantaranya diukur dengan Market Share yang semakin meluas
(pelanggan baru) dan kepuasan pelanggan untuk mendapatkan customer loyal (mempertahankan pelanggan lama) agar omset meningkat.
Perpektif  Ketiga Proses Internal, proses
ini berkaitan dengan kualitas dan inovasi. Suatu produk akan terus menjadi
pilihan pelanggan jika kualitas dan inovasinya sesuai standar dan konsisten. Perspektif
keempat pembelajaran dan Pertumbuhan. Supaya karyawan inovatif maka harus belajar,
kegiatan pendampingan UKM ini merupakan pembelajaran untuk meningkatkan omset.










Pembicara pendampingan UKM pertama,  Fatimah Hidayati  kepala unit pengembangan ekonomi Bank Indonesia dengan moderator Wilman San Marino, SE., MM. (Dosen Politri), Fatimah Hidayati  menekankan pada UKM untuk  terus mengembangkan usahanya supaya membantu menekan laju Inflasi dengan mendorong para UKM untuk memanfaatkan teknologi supaya transaksi keuangan dan peningkatan akses pasar lebih cepat dan mudah.


Selain
itu berdasarkan visi dan misi Bank Indonesia, Fatimah Hidayati juga memaparkan
akses keuangan dari Bank Indonesia untuk meningkatkan pembiayaan UKM. Para
pelaku UKM dihimbau untuk proaktif dalam 
kordinasi, kerjasama dan mengembangkan informasi dengan Bank Indonesia.
salah satu wujud nyata  program Bank
Indonesia dalam mendorong pertumbuhan UKM dengan adanya Wirausaha Binaan Bank
Indonesia (WUBI).


Pembicara pendampingan
UKM kedua, Ilham Mauluddin dari Amily Hijab sebagai pelaku wirausaha binaan
Bank Indonesia dengan moderator Maman Sulaeman, SE., MM. (Dosen Politri), Ilham
Mauluddin megajak para peserta untuk aktif dan terus mengembangkan usaha
melalui pemasaran yang inovatif. Sebagai praktisi di lapangan, pemilik  Amily Hijab itu merasakan bahwa peran
marketing dalam dunia perdagangan terutama UKM sangat dibutuhkan. Inovasi
produk dan persaingan harga harus benar-benar diperhitungkan sesuai dengan
kebutuhan pasar. Pemanfaatan teknologi Informasi baik itu program komputer atau
media social lebih dioptimalkan. Dunia digital saat ini sangat penting dan
berperan dalam peningkatan pemasaran.










Sehari sebelum Pendampingan UKM, pada Selasa 14/8/2018 dilaksanakan Seminar ilmiah dengan menghadirkan 300 orang, dari para civitas akademisi dari internal Politri dan umum.  Seminar ilmiah  ini dipaparkan oleh tiga narasumber, yaitu Pembicara pertama Lina Marlina, S.Pd., MM. (Dosen Jurusan Komputerisasi Akuntansi) memaparkan hasil penelitian mengenai "strategi keunggulan kompetitif terhadap Kinerja UKM Bordir Tasikmalaya" 

bahwa keunggulan kompetifif melalui diferensiasi
dan harga rendah sangat berpengaruh (63%) pada peningkatan kinerja UKM. Kinerja UKM ini
dapat dilihat dari kemampuan UKM dalam
memperoleh keuntungan. Pembicara kedua, Herda Paratama, S.T., MM Dosen Jurusan
Keuangan perbankan menekankan pada "Peranan Teknologi Informasi Terhadap
Keunggulan Bersaing". Pembicara ketiga, Ai Indra Lesmana, SE., M.Si. Dosen Jurusan
Manajemen Perusahaan mengemukakan "wirausaha muda dalam bela Negara". Untuk
menjadi wirausahawan harus memiliki sifat proaktif dalam membaca peluang dan
masalah, menangkap peluang dan masalah tersebut dengan cara yang berbeda
(inovatif), serta melaksanakan cara tersebut dengan berani, apapun risikonya.


 


 

Politeknik Triguna Tasikmalaya Online :
Versi Online : /?pilih=news&aksi=lihat&id=63